Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jadikan Kampus untuk Konsolidasi Politik, Rektorat Unpatti Ambon Dikecam

Ilustrasi.
AMBON, INFO BARU--Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, dengan keras dan tegas mengecam sikap tidak terpuji pihak rektorat kampus kebanggaan Maluku itu, mendatangkan beberapa politisi nasional untuk konsolidasi politik di kampus setempat.

Kecaman itu disampaikan puluhan mahasiswa Unpatti Ambon yang tergabung dalam AMPK, dalam perayaan Dies Natalis Unpatti ke 51, Rabu (30/4).

Dalam orasinya, para mahasiswa mengecam, menuding, juga menyesali adanya manuver politik pihak rektorat untuk memuluskan syahwat politik individu maupun kelompok tertentu. Hal itu berlangsung mulai menjelang Pileg 9 April, maupun menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) Juli 2014.

Pendemo mengatakan, Unpatti selaku lembaga perguruan tinggi merupakan tempat dimana adanya upaya peningkatan sumber daya manusia tentunya untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, tapi kini telah difungsikan sebagai panggung penciteraan elite politik tertentu.

“Bukannya menghadirkan para cendikiawan, pemerhati pendidikan dan pengamat politik yang steril dari kepentikgan politik, tapi malah melalui manefer politiknya, Rector Universitas Pattimura gencar menghadirkan politisi-politisi nasional tanpa  alasan jelas,” Terang seorang orator.

Kampus yang semestinya steril dari kepentingan politik manapun, malah dilanggengkan oleh Rektor Unpatti Ambon, Prof Dr Thomas Pentury sebagai lahan konsolidasi bagi kepentingan elite politik, hal ini terekam jelas saat beberapa kali adanya kunjungan dari politisi nasional dengan mudus agenda diskusi public, orasi ilmiah, hingga menjadi pembicara utama yang apabila dikaitkan dengan latar belakang i tokoh-tokoh yang dilibatkan tersebut, sangat tidak sinkron dengan kebutuhan pendidikan kemahasiswaan.

“Wajar saja fenomena ini terjadi, mana kalah elite kampuslah yang menjadi sponsor utama untuk menjadikan mahasiswa sebagai lahan konsolidasi gelap para politikus  guna memuluskan syahwat politik mereka,” Terang seorang mahasiswa dalam orasinya.

Dari aksi ketidak wajaran pihak rektorat itulah, AMPK Unpati ambon, mendesak dewan senat Unpatti segera melakukan evaluasi terhadap rector sekaligus meminta pertanggungjawabanya.

Selain itu AMPK Unpatti, juga mendesak pihak rektorat segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada seluruh sivitas akademika, terkait dengan kehadiran beberapa politisi nasional di kampus biru tersebut. (MG-01)