Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Mahasiswa STIA Alazka Tagih Janji Pemkot

Mahasiswa STIA Alazka melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Ambon, Kamis, 8 Mei 2014 (Foto: SAT).
AMBON, INFO BARU--Sejumlah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Abdul Aziz Kataloka (STIE Alazka) Ambon yang tergabung dalam Dewan Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota Ambon, Kamis (8/5).

Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk secepatnya membangun jembatan dan pembukaan izin trayek angkutan kota (angkot) menuju kampus STIE Alazka yang berada di kawasan Air Besar Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Koordinator Aksi, Yalid Souwakil, dalam orasinya mengatakan pembangunan akses jalan masuk menuju kampus, sebelumnya telah dijanjikan oleh Pemkot Ambon melalui Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, M.A.S Latuconsina, ST,MT pada 2013 lalu.

Namun hingga kini, pembangunan akses jalan masuk menuju Kampus STIA Alazka belum juga terealisasi.

“Hingga saat ini kami merasa dianaktirikan karena apa yang dijanjikan oleh Pemkot Ambon kepada kami setahun yang lalu belum juga teralisasi,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya mendesak Pemkot Ambon untuk mengupayakan mobil operasional mahasiswa kampus STIA Alazka Ambon.

Menanggapi hal tersebut, Wawali Ambon, M.A.S Latuconsina, ST,MT yang menemui pengunjuk rasa menjelaskan bahwa pembangunan jembatan untuk akses jalan menuju kampus STIA Alazka, akan diupayakan sesuai dengan kemampuan anggaran Pemkot.

“Sesuai dengan kemampuan anggaran, Pembangunan Jembatan akan dilakukan mulai Tahun depan, namun Pemkot telah menyiapkan jalan alternative lain menuju Kampus STIA Alazka, dan jalan tersebut telah diaspal,” katanya.

Sedangkan untuk jalur Trayek Angkot, dirinya menandaskan, akan dilakukan kajian oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon.

“Kajian itu meliputi apakah jika nanti dibuka rute trayek baru, ada pengusaha angkot yang investasi disitu atau tidak,” jelasnya.

Diakui Wawali, Pemkot tidak akan menutup mata atas keluh kesah masyarakat kota Ambon, terutama yang berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota ini.

“Apa yang dituntut oleh adik-adik mahasiswa akan kita perhatikan,” tutup Wawali. (RIN)