Pertina Janji Pekerjakan Petinju Maluku

AMBON, INFO BARU--Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Maluku, Sam Latuconsina berjanji akan memberikan pekerjaan bagi atlit tinju Maluku yang berprestasi pada berbagai event nasional.
"Hal ini dilakukan agar atlit yang pernah menyumbang medali emas bagi Pertina Maluku tidak hengkang ke luar daerah," kata Latuconsina kepada wartawan usai pelantikan pengurus dan Musyawarah Kerja provinsi (Mukerprov) Pertina Maluku, di swisbel Hotel, Senin (23/6).
Menurut Wawali, saat ini dua petinju wanita berprestasi asal Maluku dipakai oleh provinsi lain di Indonesia pada event nasional. Kedua petinju tersebut akan dikembalikan ke Ambon dan akan diberikan pekerjaan seperti di daerah lain.
"Kedua petinju Maluku tersebut saat ini berada di Jawa Barat dan Makassar. saya sudah konfirmasi ternyata mereka diiming-iming untuk dapat pekerjaan. Dan saya sudah bertekad untuk tidak ada lagi petinju Maluku yang hengkang keluar daerah. apapun keinginan mereka akan kita penuhi," kata Latuconsina.
Dia menegaskan, pihaknya berusaha memulangkan kedua petinju berprestasi dan akan memberikan pekerjaan yang sama seperti daerah lain berikan.
"Saya sementara berusaha pulangkan petinju perempuan kita yang sekarang di Bogor dan Makassar. Setelah mereka kembali dan saya siap untuk berikan pekerjaan," tandasnya.
Dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota lain di Maluku untuk menyiapkan pekerjaan bagi atlit tinju maluku yang menyumbang pedali emas.
"Kita akan koordinasi dengan Pemkab/Pemkot untuk atlit berprestasi disiapkan masa depannya. kalau tidak atlit-atlit brepretasi kita tidak akan main untuk Maluku dan itu kerugian besar kita," ucapnya.
Dirinya berharap agar kedua atlit tinju wanita juga bisa kembali dan membawa nama Maluku dalam berbagai event nasional maupun internasional.
"Saya berharap kedua Wanita ini harus kembali. kita akan kontak dengan mereka. kalau mereka mau kembali, saya janji kita akan tempatkan pada instansi seperti yang telah diiming-iming oleh daerah lain," katanya. (RIN)